RSS

Hukum Tanda Bulan Sabit yang Terletak di Menara Adzan

14 Jan

تسائلنا مع بعض العمال والوافداين الى بلادنا فى موضوع الأهله التى توضع على المآذن (المنائر)كيف وضعها فى بلادهم فاجابوا قائلين إنها توضع فى بلادنا على معابد النصارى وقباب القبور المعضمة افتونا جزاكم الله خيرا والحالة هذه عن وضعها على مآذن مساجد المسلمين؟

Teks pertanyaan, “Kami berdiskusi bersama para pekerja yang didatangkan ke negeri kami tentang bulat sabit yang diletakkan di menara masjid di negeri kami. Bagaimana dengan kondisi di negeri mereka. Jawaban mereka simbol bulan di negeri mereka diletakkan di gereja dan kubah kubur-kubur yang diagungkan. Setelah mengetahui kondisi di atas berilah kami fatwa mengenai hukum meletakkan simbol bulan sabit di menara adzan masjid-masjid kaum muslimin”.

أما وضع الهلال على القبور المعظمة فقد ذكر الشيخ عبد اللطيف بن عبد الرحمن بن حسن عن شيخ الاسلام ابن تيمية -رحمهم الله-10/243 من الدررالسنية مانصها:

Jawaban Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin, “Mengenai meletakkan simbol bulan sabit pada kubah kubur-kubur yang diagungkan pernah dibahas oleh Syaikh Abdul Lathif bin Abdurrahman bin Hasan dalam al Durar al Saniyah jilid 10 hal 243 dengan mengutip pernyataan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah sebagaimana berikut ini:

“وعمار مشاهد المقابر يخشون غير الله،ويرجون غير الله ،جتى إن طائفة من ارباب الكبائر الذين لا يتحاشون فيما يفعلونه من القبائح إذا راى أحدهم قبة الميت ،أو الهلال الذى على رأس القبة خشى من فعل الفواحش ،ويقول أحدهم لصاحبه :ويحك هذا هلال القبة .فيخشون المدفون تحت الهلال ،ولايخشون الذى خلق السموات والأرض وجعل أهلة السماء مواقيت للناس والحج)أنتهى

Orang-orang yang memakmurkan kubur merasa takut kepada selain Allah dan menggantungan harapan kepada selain Allah sampai-sampai sejumlah pelaku maksiat yang sudah tidak lagi sungkan-sungkan untuk melakukan berbagai keburukan ketika melihat kubah yang dibangun di atas kubur atau simbol bulan sabit yang berada di atas kubah kubur mereka merasa takut untuk melakukan kemaksiatan. Salah satu mereka berkata kepada kawannya, ‘Celaka, ada tanda bulan sabit di atas kubah makam’. Mereka merasa takut terhadap mayit yang dimakamkan di bawah tanda bulan sabit namun mereka tidak merasa takut kepada pencipta langit dan bumi. Dialah zat yang menjadikan bulan sabit sebagai tanda waktu untuk manusia dan untuk pelaksanaan ibadah haji. Sekian kutipan dari al Durar al Saniyah.

وأما وضع الهلال على معابد النصارى فليس ببعيد لكن قد قيل :إنهم يضعون على معابدهم الصلبان والله أعلم

Adanya tanda bulan sabit di gereja bukanlah suatu yang mustahil. Namun ada yang mengatakan bahwa orang-orang nasrani meletakkan tanda salib pada gereja-gereja mereka.

لكن وضع الأهلة على المنابر كان حادثا فى أكثر أنحاء المملكة وقد قيل :إن بعض المسلمين الذين قلدوا غيرهم فيما يصنعونه على معابدهم وضعوا الهلال بإزاء وضع النصارى الصليب على معابدهم ،كما سمو دور الإسعافات الأسعافات للمرضى (الهلال الأحمر )بإزاء تسمية النصارى لها ب(الصليب الأحمر)

Adanya tanda bulan sabit di menara masjid adalah realita di berbagai penjuru KSA. Ada yang menjelaskan bahwa sebagian kaum muslimin yang suka meniru perbuatan orang nasrani di gereja-gereja mereka memasang tanda bulan sabit sebagai saingan bagi orang-orang nasrani yang memasang salib di gereja-gereja mereka. Hal ini persis dengan penamaan bulan sabit merah untuk tempat pertolongan pertama bagi orang-orang yang sakit sebagai saingan untuk istilah palang merah milik orang-orang nasrani.

وعلى هذا فلا ينبغى وضعة الأهلة على رؤوس المنارات من أجل هذه الشبهة ،ومن اجل إضاعة المال والوقت أنتهى

Berdasarkan uraian di atas maka tidak sepantasnya memasang tanda bulan sabit di puncak menara masjid menimbang
a. asal muasalnya yaitu meniru adanya tanda salib di gereja.
b, pemasangan tanda hilal di menara masjid hanya buang-buang harta dan waktu”.

Sumber:
Majmu Fatawa wa Rasail Muhammad bin Shalih al Utsaimin jilid 16 hal 177-178 terbitan Dar al Tsuraya Riyadh cetakan kedua 1426 H.

Artikel www.ustadzaris.com

 

Tentang habilih

HABILIH (lahir MARET 22, 1989) adalah penulis Indonesia, presenter, pengusaha, komedian, penulis skrip komik/film/sinetron/FTV.....(cuma imajinasi.....hehehe), dan seorang penggiat kasur(doyan tidur....ini baru sifat asli gw...). Habilih dikenali publik setelah buku pertamanya yang berjudul "Habilih Ganteng bangeeeeeet cieeeeh sumpeh deh gw nggak boong emang ganteng taoooo cih cih cuih" (HGBCSDGNBEGTCCC), di tolak dan dibakar oleh publik. Karena dinilai mengandung unsur narsis yang akut dan takabur yang berlebihan sehingga MUI(Mas-mas Ubanan tapi Imut) menurunkan fatwa HARAM bagi buku ini. Dengan gaya hidup cengengesan yang lepas pakem(tapi nggak lepas kancut yaaaaa.....) dan apa adanya, Habilih sukses menjadi ORANG GILA. Selanjutnya, berbeda dengan ORANG WARAS, Habilih hidup dengan gaya personal-essay-comedy juga dengan gaya humor hiperbolis-self depreciating yang menjelek-jelekkan dirinya sendiri.Hal ini mengukuhkan anggapan semua orang bahwa HABILIH ADALAH ORANG GILA YANG BERTAMBAH PARAH.....(tragisss) info GILA bisa ke>>> habilih_qubil@yahoo.co.id 02194014513 Jln.Melati X Tanah Tinggi, Tangerang
5 Comments

Posted by pada 14 Januari 2011 in Tanya Jawab Islam

 

Kaitkata: ,

5 Respon untuk Hukum Tanda Bulan Sabit yang Terletak di Menara Adzan

  1. achip

    16 Maret 2011 at 04:14

    klo loe bikin bacaan yg menarik… cantumkan refrensi yg meyakinkan. jgn kita baca seperti orng ngarang aja padahal ini adlah tentang agama….!!

     
  2. habilh al-khawarizmi

    16 Maret 2011 at 14:49

    subhanallah maaf atas kebodohan saya.
    demi allah saya telah menuliskan referensi bacaan ini. ada pada bagian terakhir, anda bisa lihat kembali. untuk lebih jelasnya saya tulis kembali di bawah ini.

    Sumber:
    Majmu Fatawa wa Rasail Muhammad bin Shalih al Utsaimin jilid 16 hal 177-178 terbitan Dar al Tsuraya Riyadh cetakan kedua 1426 H.

    Artikel http://www.ustadzaris.com

    itu ada sumber bukunya, dan ada juga artikel dari http://www.ustadzaris.com (anda bisa klik situs tersebut….)

     
  3. Boy London

    1 Juli 2011 at 02:20

    Bro…
    Banyak belajar lagi dan tanya ahlinya. Ente pernah belajar kitab?
    belajar matematika koq berani2nya nulis ini itu tentang agama.
    Kitab apa yang ente pernah pelajari?

     
  4. ika

    1 Juli 2011 at 09:35

    tulisannya bagus. berani dan faktual walau mengandung pro dan kontra. seharusnya kalian yg membaca tulisan ini berpikiran terbuka. jangan kolot seperti 2 orang di atas.
    GUE PRIBADI NGEDUKUNG BLOG INI!!!!

     
  5. habilih

    1 Juli 2011 at 09:51

    makasih atas kesediaan saudara untuk membaca dan mengunjungi blog saya. jika memerlukan informasi lengkap mengenai tulisan ini, anda dapat mengunjungi situs-situs yang saya tulis dibagian bawah postingan saya. itu sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai penulis. mungkin anda bisa memberikan kitab atau sekedar alamat web agar saya bisa memahami jalan pikiran anda? itu pun jika anda tidak keberatan. sekali lagi terima kasih.

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.