Mungkin para pembaca sekalian ada yang jenuh dengan cerita tulisan gue yang akhir-akhir ini didominasi oleh sosok Andru. Bahkan ada yang bilang gue udah kecanduan nulis cerita tentang perjalanan hidupnya. Walau muka si Andru mirip pengedar ganja dari Jamaika, tapi gue bukan pecandu manusia binal seperti Andru itu. Mungkin bisa dibilang manusia berwajah setengah jadi seluruhnya busuk, dengan gaya selengean, hoby ngecengin orang, dan selalu nyombong kalo lagi ngomong sudah menginspirasi hidup gue…ya Andru udah meng-i-n-s-p-i-r-a-s-i hidup gue (please jangan suru gue ngulang kata i-n-s-p-i-r-a-s-i sampai 3x, bisa makin sombong tuh anak).
5 juni 2011
Aki motor soak, lampu depan putus, panas-panasan di Rajek, and finaly handphone baru beli bulan kemaren jatoh di jalan daerah Rajek, alasan yang tepat buat gue bunuh diri nyebur ke kali Cisadane terus diperkosa 10 gadis desa. Tapi tindakan bodoh bin mustahil itu tidak gue lakukan (mustahil karena gak ada 10 gadis desa yang sudi perkosa gue, malah justru banci-banci Kalideres yang siap nyikat keperjakaan gue). Walau gue lagi depresi karena segala bentuk penderitaan diatas, gue tetep harus sabar. Bener-bener penuh ujian hari ini. Sepanjang jalan gue cuma bisa berzikir, Innalillahi Wainna Ilaihi Raajiuun…La Haula Wala Quwwata Ila Billah…Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad Wa ‘Ala Alii Muhammad….dan keluar-lah nama Andru dari otak penat gue ini, setelah gue pikir-pikir ada baiknya juga sih gue ke rumah tuh manusia berwajah
pengedar ganja, gue mao numpang mandi-shalat zuhur-cerita semua penderitaan gue-kasih kabar kalo gue sekarang gak punya Hp-dan pastinya minta makan.
Di rumah ‘pengedar ganja cupang’ Andru….
Semua rencana dari numpang mandi sampe minta makan berhasil dilaksanakan. Dan gue selalu asyik mendengar semua ocehan dia. Ocehan melangit penuh angkuh namun membumi dengan fakta, ocehan berani penuh resiko namun jantan penuh bukti, ocehan yang sombong memang namun tak butuh waktu lama untuk terbukti. Pikirannya maju dan telah terwujud. Maka Andru bukan lagi seorang pemimpi, namun dia adalah seorang pewujud mimpi.
Masih inget gak tulisan gue tgl 18 Feb 2011 dengan judul SEMANGAT HIDUP ANDRU PRIMA GANIRA?
http://habilih.wordpress.com/2011/02/19/semangat-hidup-andru-prima-ganira/
disana ada tulisan gue yang kaya gini:
1. Mau DVD player (terwujud!!!)
2. rencana kuliah???? terwujud juga. (Di Unv. Budi Luhur dengan biaya kuliah 2 kali lipatnya biaya kuliah gua di Unv. Muhammadiyah Tangerang).
3. kerja dengan gaji besar juga sudah terwujud (di PT. Clariant Indonesia, gaji besar kerja nyantai nambah ilmu tentang bahan kimia).
4. beli motor juga udah (motor CS1, sedangkan gua motor kharisma bapuk..achh…).
5. pengen computer juga udah kebeli (kali ini dia kalah, karena gua udah beli leptop.hahahha…..).
dan mungkin masih ada lagi rencana-rencana Andru yang udah terwujud (main dukun kali nih anak…), ya….walau bagaimanapun gua seneng kalau ngeliat temen gua sukses, gua cuma bisa ngasih saran agar Andru selalu bersyukur sama Allah AWT dan menjalankan perintah-Nya seperti shalat, puasa, sedekah, dsb (kata Andru sih, dia selalu bersyukur, tapi menjalankan perintah-Nya itu yang masih jarang. Cuih…alasan saja nih anak….).
selain rencan yang sudah terwujud diatas, Andru ternyata masih terus berani merencanakan sesuatu untuk:
- beli leptop (hohoho….mau nyaingin gua!!!)
- jadi karyawan tetap PT. Clariant Indonesia (AMIIN….*jangan lupa traktir Dru….*)
- punya rumah sendiri (wew…gila)
- nikah di usia 25….
Dan tahukah kalian apa yang terjadi dengan ‘pengedar ganja’ itu saat ini????
Dengan ocehan melangitnya itu??? apakah di sudah masuk penjara Guantanamo????
namun kenyataan hidup Andru sekarang….Cukup membuat gue sesek napas dan nelen ludah. Pertama bisnis lele nya yang sedang dijalani udah menggeliat, kolam besar udah dibuat karena kaga cukup menampung 2.000 lele yang beranjak ABG dan manis kalo digoreng dan disantap pake sambel pecel. Kedua dia diangkat jadi karyawan tetap PT. Clariant Indonesia ini berarti ocehan melangit dia bulan Februari kemaren udah membumi dan terwujud. Yang ketiga…dan ini yang bikin gue megap-megap sampe gak bisa napas kecuali dicium dulu sama 10 gadis desa…hehehe. Kalian sudah siap mendengar nya?? (siapkan 10 gadis desa disamping loe….biar kaga megap-megap kaya gue). Oke akan gue bilang…ehmm…yang ketiga adalah:
ANDRU KREDIT RUMAH……
Anjrit…. Manusia setengah jadi seluruhnya busuk itu udah siap DP Kredit Rumah di Perumahan Puri Harmoni 2 Curug, udah survey tempat. Rumah type 29. Dan tahukah kalian apa yang dia bilang :
“gue gak tau bil…hidup gue emang gini, pait…ribet…tapi kalo udah kaya gini bisa kuliah beli motor terus mau kredit rumah. Lucu aja gue…”
Bener apa kata seorang ilmuan muslim Harun Yahya.
Hidup dan nasib bisa tampak berantakan, misterius, fantastis, dan sporadis, namun setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun yang terjadi karena kebetulan. Ini fakta penciptaan yang tak terbantahkan.
Akhirnya setelah hari ini gue penuh penderitaan, gue terinspirasi dari sahabat gue Andru Prima Ganira. Seorang anak berwajah biasa, saat gue udah bernapas dan melihat dunia selama setahun, justru Andru baru diproses dalam kesucian hubungan suami istri. Dan kini disaat kami dewasa jika pikiran gue masih terdiam dan merangkak penuh ragu maka pikiran Andru telah melesat berlari mengejar dan menyentuh semuanya. Itulah Andru…
Andru menurut gue ibarat sungai lebar dengan arus yang deras. Orang awam yang mendengar sekilas ocehan dia, bakal panas. Ngeliat kelakuan dia bakal menjauh, yup…mirip orang yang gak bisa berenang plus takut air terus disuruh nyebur ke sungai lebar dengan arus yang deras. Orang awam bakal takut, bakal males, bakal ngejauhin tuh anak. Tapi buat orang yang sabar mendengar semua ocehan dia plus berpikiran maju, maka orang tersebut akan ikut menari dengan pikirannya Andru. Kalian akan dibawa meloncat saat arus deras, kalian akan terpacu semangat dengan guncangan laju sungai penuh bebatuan, kalian akan menjerit tertawa – terpesona – takjub – tertarik – berkesan – kagum – tak bisa berkata apa-apa – tinggi – rendah – serius – asal – merenung – sedih – dalam – dekat – berat – ringan dan segala bentuk rasa bercampur seperti kalian sedang berdiri menikmati pesona sungai lebar dengan arus yang deras, dan saat diujung sungai saat arus mulai melemah maka kalian akan dibawa bersantai dengan suara alam dan kesan arus deras tadi. Itulah Andru…
Saat ini gue lupa semua masalah motor yang gak bisa jalan dan hp baru yang jatuh tanpa pesan di Rajek. Inspirasi dari sahabat gue yang satu ini jauh lebih berharga ketimbang masalah tadi.
