RSS

Arsip Kategori: muallaf

Yahya Yopie dan Keluarganya, Mantan Pendeta Yang Memeluk Islam

Thursday, 14 June 2007 20:35

Warga di kota Tolitoli di penghujung bulan Ramadan 1427 Hijriah belum lama ini, dihebohkan dengan salah seorang pendeta bersama seluruh keluarganya memeluk Islam. Di mana-mana santer dibicarakan soal Pendeta Yahya Yopie Waloni dan keluarganya masuk Islam. Bahkan media internet pun sudah mengakses kabar ini. Bagaimana aktivitas eks pendeta itu setelah memeluk Islam. Berikut kisahnya:
PAGI menjelang siang hari itu, nuansa Idul Fitri 1427 Hijriah masih terasa di Tolitoli. Hari itu baru memasuki hari ke-9 lebaran. Kendati terik panas matahari masih mengitari Tolitoli dan sekitarnya, tetapi denyut aktivitas warga tetap seperti biasa. Read the rest of this entry »
 
Leave a comment

Posted by pada 18 Februari 2011 in muallaf

 

Kaitkata: , , ,

Tina Styliandou: Dulu Aku Diajari untuk Membenci Islam

Friday, 24 December 2010 16:25

Saya lahir di Athena, Yunani, dari orang tua penganut Kristen Ortodok Yunani. Keluarga ayah saya tinggal di Istanbul, Turki, hampir di seluruh hidup mereka. Ayah pun lahir dan besar di sana. Mereka keluarga sejahtera, berpendidikan baik dan seperti sebagian besar Kristen Ortodok yang tinggal di negara Islam, mereka sangat berpegang teguh dengan ajaran agama. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 18 Februari 2011 in muallaf

 

Kaitkata: , , ,

Joanne: Saya Perlu Lima Tahun untuk Tinggalkan Konsumsi Babi

Saturday, 25 December 2010 10:29

Saya, Joanne Richards dibesarkan di California. Orang tua kami membesarkan kami lima kakak beradik dengan ajaran Katolik, tetapi dengan perceraian ibu-bapak kami ketika usia saya 11 tahun, kami tidak lagi mendekati gereja. Pada tahun-tahun tersebut, sekitar awal tahun 60-an, perceraian merupakan suatu yang memalukan jadi kami seperti orang terbuang.
Kami seolah-olah terpaksa membesarkan diri sendiri. Tidak ada bimbingan. Walaupun ibu kami sangat menyayangi kami. Dia menjadi orang tua tunggal dan terpaksa mencari rezeki untuk kami berlima. Saya hanya dapat melihat bapak kami lima atau enam kali selepas perceraian itu. Tinggal sendirian, saya hamil pada usia 16 tahun yang berakhir dengan perkawinan dengan bapak anak-anak saya. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 18 Februari 2011 in muallaf

 

Kaitkata: , , , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.