RSS

Arsip Kategori: PUISI CINTAKU…

Renungan Cinta…

Adakah telapak tangan kita berpeluh,

hati kita berdebar kencang dan

suara kita tersekat di dada?

Itu bukan Cinta, itu SUKA.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 13 Mei 2011 in PUISI CINTAKU...

 

Kaitkata: , , , , ,

Kenapa masih pacaran kawan??

Kenapa masih pacaran kawan??

Duh, kawan…

Kenapa masih sayang-sayangan?

Kenapa masih pegang-pegangan tangan?

Kenapa suka makan-makan berhadapan?

Kenapa rutin jalan-jalan berduaan?

Kenapa ga betah kalo ga telpon-telponan?

Kenapa smsan selalu nanya, udah makan?

Kenapa kamu masih pacaran, kawan??

  Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 12 Mei 2011 in PUISI CINTAKU...

 

Puisi: Malaikat Cinta Sayap Patah

Puisi: Malaikat Cinta Sayap Patah

Aku gantungkan jutaan harap padamu.
Namun kau balas dengan janji manis setinggi langit.
Aku terbuai dengan kemanisan ucapmu.
Aku bak melayang terbang ke langit dengan sayap indah.

Namun …
Ketika ku tahu janji mu selalu tak terbukti.
Aku tersungkur ke dasar bumi.
Sayap indahku tak lagi patah.
Justru melebur sirna bersama kecewa saat melihat
kebohonganmu.
Ku maafkan kesalahanmu.

Ku turunkan harap ku menjadi satu pinta.
Ya…cuma satu.
Perhatikan diriku itu saja.
Sayang kau hanya mampu menjalaninya 2 hari.
Apakah aku harus menurunkan harapku lagi?.
Dari sejuta menjadi satu.
Dari satu menjadi tiada?.

 
1 Comment

Posted by pada 14 April 2011 in PUISI CINTAKU...

 

Kaitkata: , ,

ilmu dan kemiskinan

Aku bertanya pada kemiskinan. Dimanakah kamu berada?.
Kemiskinan menjawab. Aku berada di jubah para pencari ilmu. Di surban para
pencari ilmu. Orang yang gigih mencari ilmu.
Untuk apa?. Tanya ku.
Untuk memperkaya wawasan mereka. Melapangkan dada mereka. Dan merendahkan
hati mereka

 
Leave a comment

Posted by pada 14 April 2011 in PUISI CINTAKU...

 

Kaitkata:

Puisi: Cinta Bernafas Ikhlas

Aku bingung melihat dunia…

Haruskah ku ikuti para penghuninya?

Seluruhnya…

Atau aku menolak, dan akupun terasing?

cinta…

cinta yang sudah kotor oleh imajinasi.

oleh nafsu, oleh bodohnya manusia berpendapat akan maunya cinta.

Dapatkah aku membersihkannya? Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 9 April 2011 in PUISI CINTAKU...

 

Kaitkata: , , , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.