RSS

khutbah idul adha 2


Allahu Akbar 2x Walillahilhamdu.

Ikhwani Kaum Muslimin yang Berbahagia.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas izin dan kasih sayang-Nya, kita kembali hadir di tempat ini. Rasanya baru kemarin kita berkumpul di sini merayakan Idul Fitri sebagai hari kemenangan melawan nafsu. Hari ini kita berkumpul lagi dalam perayaan Iedul Adha sebagai simbol persatuan kaum Muslimin. Satu milyar lebih kaum muslimin saat ini sedang merajut kebersamaan dengan ikatan aqidah yang kokoh. Jarak yang jauh, suku, bangsa dan bahasa yang berbeda, kini menyatu dalam sebuah ritual besar, yaitu hari raya Iedul Adha.

Suara takbir, tahmid dan tahlil yang menggema ke angkasa sejak terbenam matahari kemarin, hingga selesainya hari tasyrik tanggal 13 dzulhijjah adalah proklamasi persatuan umat Islam sedunia. Kita menyaksikan betapa indahnya kebersamaan Kaum Muslimin mendatangi shalat ied, dan betapa kuatnya pertautan hati mereka dalam ruku’ dan sujud di hadapan sang Khaliqnya. Prosesi ini bernilai sakral dan berimplikasi nyata dalam membangun kekuatan umat Islam.
Suasana yang sama hari ini, juga dirasakan jutaan kaum muslimin yang sedang menunaikan ibadah haji di Baitullah. Mereka datang dari seluruh penjuru dunia dengan niat dan tekad yang sama, mencapai haji yang mabrur. Prosesi ibadah haji ini, di samping bermakna ritual pelaksanaan rukun Islam, juga menjadi simbol persatuan umat Islam. Alhamdulillah, peserta ibadah haji terus meningkat dan tahun berikutnya sudah menunggu antrian panjang.

Semoga makna persatuan dari perayaan hari raya Idul Adha hari ini, menjadi spirit bersama dalam menyatukan potensi umat Islam. Saatnya kita sadar, bahwa Peradaban Islam yang pernah jaya selama puluhan abad, hanya bisa diulang dengan persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita akhiri pertentangan yang menjerumuskan umat kita sendiri. Hari ini kita bangkit dan kibarkan panji persatuan Umat Islam sedunia.

Allahu Akbar 2x Walillahilhamdu
Ikhwani Kaum Muslimin yang Berbahagia
Di tengah kebersamaan merayakan Iedul Adha ini, kita sejenak perlu mengenang keteladanan Nabiullah Ibrahim a.s. dan Siti Hajar a.s. dalam melahirkan seorang generasi teladan bernama Ismail. Keberhasilan mereka berdua dalam mendidik putranya adalah sebuah pola pendidikan yang telah terbukti melahirkan seorang generasi berpredikat nabi. Keshalehan dan keta’atan Ismail diabadikan Allah SWT dalam al-Qur’an dan sejarah hidupnya menjadi napak tilas pelaksanaan ibadah haji sampai hari ini.

Penyembelihan hewan qurban yang menjadi bagian dari syari’at Islam, yang insya Allah kita laksanakan setelah shalat ied ini adalah bentuk penjelmaan dari ketaqwaan Ismail kepada Tuhannya. Ismail a.s. ikhlash menerima tawaran ayahandanya untuk disembelih sebagai pembuktian cintanya kepada Allah SWT. Dia telah mampu mengalahkan keinginan nafsu dan tuntutan dunianya, karena sadar bahwa cinta dan ridhanya kepada Allah melebihi segalanya.

Untuk itu, kepada segenap umat Islam yang menyembelih hewan qurban hari ini dan tiga hari tasyrik berikutnya, berqurbanlah dengan ikhlas dengan landasan cinta dan taqwa kepada Allah SWT. hindarkan diri dari riya’ dan motivasi yang bisa merusak pahala qurban. Allah SWT berfirtman: “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah Telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al Haj : 37)

Allahu Akbar 2x Walillahilhamdu
Ikhwani Kaum Muslimin yang Berbahagia
Bagaimana pola Ibrahim mencetak kader berpredikat nabi itu? Al-Qur’an memberi gambaran dengan tahapan yang sitematis dan detail. Hal ini dapat kita fahami dengan penjelasan berikut:
Pertama Visi pendidikan Ibrahim adalah mencetak generasi shaleh yang menyembah hanya kepada Allah SWT. Dalam penantian panjang beliau berdo’a agar diberi generasi shaleh yang dapat melanjutkan perjuangan agama tauhid. Visi Ibrahim ini diabadikan Allah SWT dalam al-Qur’an: “Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” (Q.S. Ash Shaaffaat : 100)
Ibrahim sangat konsisten dengan visi ini, tidak pernah terpengaruh predikat dan titel-titel selain keshalehan. Dalam mentransfer nilai kepada anaknya, Ibrahim selalu bertanya Maata’buduuna min ba’dii bukan Maata’kuluuna min ba’dii. “Nak, apa yang kau sembah sepeninggalku?” bukan pertanyaan “Apa yang kamu makan sepeninggalku?” Ibrahim tidak terlalu khawatir akan nasib ekonomi anaknya tapi Ibrahim sangat khawatir ketika anaknya nanti menyembah tuhan selain Allah SWT.

Kedua, Misi pendidikan Ibrahim adalah mengantar Ismail dan putra-putranya mengikuti ajaran Islam secara totalitas. Keta’atan ini dimaksudkan sebagai proteksi agar tidak terkontaminasi dengan ajaran berhala yang telah mapan di sekitarnya . Allah SWT menjelaskan harapan Ibrahim dengan sebuah do’anya: “Dan Ibrahim Telah mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah Telah memilih agama Ini bagimu, Maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (Q.S. Al Baqarah : 132)

Ketiga, Kurikulum pendidikan Ibrahim juga sangat lengkap. Muatannya telah menyentuh kebutuhan dasar manusia. Aspek yang dikembangkan meliputi: Tilawah untuk pencerahan intelektual, Tazkiyah untuk penguatan spiritual, Taklim untuk pengembangan keilmuan dan Hikmah sebagai panduan operasional dalam amal-amal kebajikan.
Muatan-muatan strategis pendidikan Ibrahim tersebut, Allah SWT telah jelaskan secara terperinci dalam firman-Nya: “Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. Al-Baqarah : 129)
Keempat Lingkungan pendidikan Ibrahim untuk putranya bersih dari virus aqidah dan akhlaq. Beliau dijauhkan dari berhala dunia, fikiran sesat, budaya jahiliyah dan prilaku sosial yang tercela. Hal ini dipilih agar fikiran dan jiwanya terhindar dari kebiasaan buruk di sekitarnya.

Selain jauh dari perilaku yang tercelah, tempat pendidikan Ismail juga dirancang menjadi satu kesatuan dengan pusat ibadah ‘Baitullah’. Hal ini dipilih agar Ismail tumbuh dalam suasana spritual, beribadah (shalat) hanya untuk Allah SWT. Kiat ini sangat strategis karena faktor lingkungan sangat berpengaruh kepada perkembangan kejiwaan anak di sekitarnya.
Pemilihan tempat (bi’ah) yang strategis untuk pendidikan Ismail secara khusus Allah SWT abadikan dalam al-Qur’an, sebagaimana firman-Nya:

Artinya: “Ya Tuhan kami, Sesungguhnya Aku Telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur.” (Q.S. Ibrahim : 37)
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 10 September 2011 in ARTIKEL

 

KHUTBAH IDUL ADHA


MENGAWALI khutbah ini, terlebih dahulu marilah kita memuji kebesaran Ilahy, yang telah menunjukkan jalan hidayah, sehingga kita menjadi orang-orang yang beriman. Kita bersyukur kepada Allah Swt yang telah mencukupkan segala kebutuhan makhluk-Nya.

Allah Swt mengetahui, makhluk-Nya membutuhkan sinar mentari agar senantiasa menyinari bumi, dan malam untuk beristirahat, maka Allah tidak menghentikan peredaran matahari, dan tidak mencabut perputaran malam; walau sepanjang malam dan siang hari banyak manusia bergelimang dalam dosa, menolak perintah dan mengabaikan larangan-Nya. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 10 September 2011 in ARTIKEL

 

Indeks Prestasi = IP


Senin, 08 Agustus 2011

Hari ini gue daftar ulang semester V. wew….IP gue naik cuy. Gue dapet 3,09 haha… mengagumkan. Berat banget buat dapetin nilai sebesar ini. Gimana kaga berat, gue harus kerja banting tulang di pabrik pada pagi harinya terus rela diperas otak gue saat kuliah malam hari. Apalagi pabrik gue yang menerapkan system shift kerja. Seminggu sift I seminggu sift II itu artinya seminggu gue kuliah seminggu kaga. Jangan ditanya pasti tugas dan materi kuliah sangat sulit nempel di otak gue . Belom lagi temen sekelas gue yang pelitnya udah ke ubun-ubun, nanya catetan kuliah udah kaya mao kredit motor. RIBET dan ujung-ujungnya mereka kaga ngasih gue catetan kuliah. RIBET + PELIT = PENGHUNI NERAKA. Tapi emang dasar gue nya masih ada keturunan Einstein jadi otak gue bening bagaikan sungai tropis yang mengalir perlahan. Yap…pelan-pelan gue menyerap ilmu (sebenernya lebih tepat gue keseret-seret). Setelah gue mempelajari kondisi gue saat kuliah ditambah beban kerja gue di pabrik yang mirip kuli bangunan maka gue menemukan 3 langkah mempertahankan diri :

1. Selesaikan semua tugas dari dosen

2. Bersikap baik pada dosen, bahkan kalo bisa tonjolkan kemampuan didepan muka dosen

3. Banyak-banyak berdo’a pada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Dan eureka….berhasil….. IP gue dapet 3,09 terdapat  3 mata kuliah dengan nilai A (Evaluasi Pembelajaran Matematika, Psikologi Pendidikan, dan Komputasi Matematika).

Sedikit pemberitahuan tentang perjalanan IP gue dari semester awal.

Semester I       = 3,09 ada 5 mata kuliah yang dapet A. emang dasarnya gue ini cerdas. hehehhe…..

Semester II      =  2,82 ini parah….nilai gue turun. Tenaga gue dibantai sama pabrik dan otak gue diperes sama tugas-tugas yang banyak. Dampaknya gue kaga kuat, dan ngedrop…. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 3 September 2011 in Habilih nyampah.....

 

Kaitkata: , , , ,

Sungai Lebar yang Berarus Deras


Mungkin para pembaca sekalian ada yang jenuh dengan cerita tulisan gue yang akhir-akhir ini didominasi oleh sosok Andru. Bahkan ada yang bilang gue udah kecanduan nulis cerita tentang perjalanan hidupnya. Walau muka si Andru mirip pengedar ganja dari Jamaika, tapi gue bukan pecandu manusia binal seperti Andru itu. Mungkin bisa dibilang manusia berwajah setengah jadi seluruhnya busuk, dengan gaya selengean, hoby ngecengin orang, dan selalu nyombong kalo lagi ngomong sudah menginspirasi hidup gue…ya Andru udah meng-i-n-s-p-i-r-a-s-i hidup gue (please jangan suru gue ngulang kata i-n-s-p-i-r-a-s-i sampai 3x, bisa makin sombong tuh anak).

 

5 juni 2011

Aki motor soak, lampu depan putus, panas-panasan di Rajek, and finaly handphone baru beli bulan kemaren jatoh di jalan daerah Rajek, alasan yang tepat buat gue bunuh diri nyebur ke kali Cisadane terus diperkosa 10 gadis desa. Tapi tindakan bodoh bin mustahil itu tidak gue lakukan (mustahil karena gak ada 10 gadis desa yang sudi perkosa gue, malah justru banci-banci Kalideres yang siap nyikat keperjakaan gue). Walau gue lagi depresi karena segala bentuk penderitaan diatas, gue tetep harus sabar. Bener-bener penuh ujian hari ini. Sepanjang jalan gue cuma bisa berzikir, Innalillahi Wainna Ilaihi Raajiuun…La Haula Wala Quwwata Ila Billah…Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad Wa ‘Ala Alii Muhammad….dan keluar-lah nama Andru dari otak penat gue ini, setelah gue pikir-pikir ada baiknya juga sih gue ke rumah tuh manusia berwajah
pengedar ganja, gue mao numpang mandi-shalat zuhur-cerita semua penderitaan gue-kasih kabar kalo gue sekarang gak punya Hp-dan pastinya minta makan.

 

Di rumah ‘pengedar ganja cupang’ Andru….

Semua rencana dari numpang mandi sampe minta makan berhasil dilaksanakan. Dan gue selalu asyik mendengar semua ocehan dia. Ocehan melangit penuh angkuh namun membumi dengan fakta, ocehan berani penuh resiko namun jantan penuh bukti, ocehan yang sombong memang namun tak butuh waktu lama untuk terbukti. Pikirannya maju dan telah terwujud. Maka Andru bukan lagi seorang pemimpi, namun dia adalah seorang pewujud mimpi.

Masih inget gak tulisan gue tgl 18 Feb 2011 dengan judul SEMANGAT HIDUP ANDRU PRIMA GANIRA?

http://habilih.wordpress.com/2011/02/19/semangat-hidup-andru-prima-ganira/

disana ada tulisan gue yang kaya gini:

1.  Mau DVD player (terwujud!!!)

2.  rencana kuliah???? terwujud juga. (Di Unv. Budi Luhur dengan biaya kuliah 2 kali lipatnya biaya kuliah gua di Unv. Muhammadiyah Tangerang).

3. kerja dengan gaji besar juga sudah terwujud (di PT. Clariant Indonesia, gaji besar kerja nyantai nambah ilmu tentang bahan kimia).

4. beli motor juga udah (motor CS1, sedangkan gua motor kharisma bapuk..achh…).

5. pengen computer juga udah kebeli (kali ini dia kalah, karena gua udah beli leptop.hahahha…..).

dan  mungkin masih ada lagi rencana-rencana Andru yang udah terwujud (main dukun kali nih anak…), ya….walau bagaimanapun gua seneng kalau ngeliat temen gua sukses, gua cuma bisa ngasih saran agar Andru selalu bersyukur sama Allah AWT dan menjalankan perintah-Nya seperti shalat, puasa, sedekah, dsb (kata Andru sih, dia selalu bersyukur, tapi menjalankan perintah-Nya itu yang masih jarang. Cuih…alasan saja nih anak….).

selain rencan yang sudah terwujud diatas, Andru ternyata masih terus berani merencanakan sesuatu untuk:

  • beli leptop (hohoho….mau nyaingin gua!!!)
  • jadi karyawan tetap PT. Clariant Indonesia (AMIIN….*jangan lupa traktir Dru….*)
  • punya rumah sendiri (wew…gila)
  • nikah di usia 25….

Dan tahukah kalian apa yang terjadi dengan ‘pengedar ganja’ itu saat ini????

Dengan ocehan melangitnya itu??? apakah di sudah masuk penjara Guantanamo????

namun kenyataan hidup Andru sekarang….Cukup membuat gue sesek napas dan nelen ludah. Pertama bisnis lele nya yang sedang dijalani udah menggeliat, kolam besar udah dibuat karena kaga cukup menampung 2.000 lele yang beranjak ABG dan manis kalo digoreng dan disantap pake sambel pecel. Kedua dia diangkat jadi karyawan tetap PT. Clariant Indonesia ini berarti ocehan melangit dia bulan Februari kemaren udah membumi dan terwujud. Yang ketiga…dan ini yang bikin gue megap-megap sampe gak bisa napas kecuali dicium dulu sama 10 gadis desa…hehehe. Kalian sudah siap mendengar nya?? (siapkan 10 gadis desa disamping loe….biar kaga megap-megap kaya gue). Oke akan gue bilang…ehmm…yang ketiga adalah:

ANDRU KREDIT RUMAH……

Anjrit…. Manusia setengah jadi seluruhnya busuk itu udah siap DP Kredit Rumah di Perumahan Puri Harmoni 2 Curug, udah survey tempat. Rumah type 29. Dan tahukah kalian apa yang dia bilang :

“gue gak tau bil…hidup gue emang gini, pait…ribet…tapi kalo udah kaya gini bisa kuliah beli motor terus mau kredit rumah. Lucu aja gue…”

Bener apa kata seorang ilmuan muslim Harun Yahya.

Hidup dan nasib bisa tampak berantakan, misterius, fantastis, dan sporadis, namun setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik  yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun yang terjadi karena kebetulan. Ini fakta penciptaan yang tak terbantahkan.

Akhirnya setelah hari ini gue penuh penderitaan, gue terinspirasi dari sahabat gue Andru Prima Ganira. Seorang anak berwajah biasa, saat gue udah bernapas dan melihat dunia selama setahun, justru Andru baru diproses dalam kesucian hubungan suami istri. Dan kini disaat kami dewasa jika pikiran gue masih terdiam dan merangkak penuh ragu maka pikiran Andru telah melesat berlari mengejar dan menyentuh semuanya. Itulah Andru…

            Andru menurut gue ibarat sungai lebar dengan arus yang deras. Orang awam yang mendengar sekilas ocehan dia, bakal panas. Ngeliat kelakuan dia bakal menjauh, yup…mirip orang yang gak bisa berenang plus takut air terus disuruh nyebur ke sungai lebar dengan arus yang deras. Orang awam bakal takut, bakal males, bakal ngejauhin tuh anak. Tapi buat orang yang sabar mendengar semua ocehan dia plus berpikiran maju, maka orang tersebut akan ikut menari dengan pikirannya Andru. Kalian akan dibawa meloncat saat arus deras, kalian akan terpacu semangat dengan guncangan laju sungai penuh bebatuan, kalian akan menjerit tertawa – terpesona – takjub – tertarik – berkesan – kagum – tak bisa berkata apa-apa – tinggi – rendah – serius – asal – merenung – sedih – dalam – dekat – berat – ringan dan segala bentuk rasa bercampur seperti kalian sedang berdiri menikmati pesona sungai lebar dengan arus yang deras, dan saat diujung sungai saat arus mulai melemah maka kalian akan dibawa bersantai dengan suara alam dan kesan arus deras tadi. Itulah Andru…

Saat ini gue lupa semua masalah motor yang gak bisa jalan dan hp baru yang jatuh tanpa pesan di Rajek. Inspirasi dari sahabat gue yang satu ini jauh lebih berharga ketimbang masalah tadi.

Andru Prma Ganira

Andru Prma Ganira

 
Leave a comment

Posted by pada 6 Juni 2011 in Habilih nyampah.....

 

Kaitkata: , , , ,

Sihir dalam Perspektif Islam



SIHIR

DALAM PERSPEKTIF ISLAM

 

 

MAKALAH

Untuk Memenuhi Tugas Kelompok

Mata Kuliah Al-Islam dan  Kemuhammadiyahan

FKIP-Pend.Matematika Semester IV

DOSEN:

H. Zulkifli, M.Pd.

 

 

 

Oleh:

Kelompok 7

Habilih Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada 31 Mei 2011 in MAKALAH

 

Kaitkata:

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.